Offline
RAPAT TINJAUAN MANAJEMEN 2026
PENGUATAN KEWIBAWAAN DAN LANGKAH REVOLUSIONER UNIVERSITAS TERBUKA
Published on 18/04/2026 22:14
Beranda UT

Kegiatan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tahun 2026 UT berlangsung pada 13 hingga 16 April 2026 di DoubleTree by Hilton Surabaya menjadi ruang strategis yang mempertemukan seluruh jajaran pimpinan Universitas Terbuka dari tingkat pusat hingga daerah.

Sebanyak 259 peserta dan panitia yang hadir di RTM 2026. Kehadiran ini mencerminkan komitmen kolektif bahwa mutu dan tata kelola bukan sekadar kewajiban institusional, melainkan janji kepada  masyarakat. Sebagai bagian integral dari Sistem Penjaminan Mutu Internal, RTM memiliki posisi yang sangat  krusial dalam siklus pengelolaan institusi. Forum ini bukan hanya sekadar agenda tahunan, tetapi  menjadi ruang refleksi strategis yang mempertemukan data, pengalaman, dan visi dalam satu meja  yang sama.

Tema yang diusung tahun ini, “Penguatan Kewibawaan dan Reputasi Akademik  Universitas Terbuka yang Berintegritas dan Revolusioner”, menjadi penegasan bahwa masa depan  tidak bisa dibangun dengan cara-cara biasa. Diperlukan keberanian untuk berpikir radikal, mendobrak batasan lama, serta menjaga integritas pada titik tertinggi sebagai fondasi utama reputasi akademik. 

Pembahasan dalam RTM berlangsung secara komprehensif dan mendalam, menyentuh berbagai  aspek penting dalam pengelolaan institusi. Para pimpinan melakukan evaluasi terhadap capaian  sasaran mutu akademik dan non akademik, menelaah hasil Asesmen Mutu Internal dan capaian  sasaran kualitas akademik dan manejerial, serta membahas manajemen risiko yang menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi termasuk Universitas Terbuka Medan yang digawangi bersama Direktur yaitu Yasir Riady.

Umpan balik dari pemangku kepentingan juga menjadi perhatian utama, sebagai upaya memastikan bahwa kebijakan yang diambil tetap relevan  dengan kebutuhan pengguna layanan.  Untuk memperdalam pembahasan, RTM juga menghadirkan diskusi kelompok terpumpun yang  membedah empat aspek utama secara lebih fokus, yaitu tata kelola, kualitas akademik, layanan  pembelajaran jarak jauh, serta daya jangkau.

Rektor Universitas Terbuka, Prof. Ali Muktiyanto, dalam sambutannya mengajak seluruh  pimpinan untuk meneguhkan kembali jati diri Universitas Terbuka sebagai pelopor pendidikan  terbuka dan jarak jauh. Ia mengingatkan bahwa lebih dari empat dekade perjalanan sejak berdiri  pada 1984 telah membentuk fondasi yang kuat bagi institusi ini. Memasuki fase baru, Universitas  Terbuka dituntut untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga berani melompat lebih jauh menuju visi 2045 sebagai perguruan tinggi jarak jauh berkualitas dunia.

Comments
Comment sent successfully!